Sisi Positif dari Anak Usia Dini yang Tidak Penurut

Yulfien Pasapan
Kategori Berita: Pendidikan Anak Usia Dini 18 November 2020 | Dibaca 97x Diposting oleh: Yulfien Pasapan

Sisi Positif dari Anak Usia Dini yang Tidak Penurut

Sebagai kelanjutan dari Webinar Series Orangtua Berbagi yang digelar Direktorat PAUD Kemendikbud, maka diselenggarakan Webinar Sesi 7 pada Rabu (18/11/2020) via Zoom dengan tema Membuat Kesepakatan dengan Anak Usia Dini Selama Masa BDR.

Webinar kali ini dipandu oleh moderator Andi Rapiatni, S.Kom dan menghadirkan Keynote Speaker Dr. Hj. Irma Andriani, S.Pt, M.Si yang merupakan Bunda PAUD dari Kabupaten Takalar.

Untuk berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah dilakukan di rumah, dihadirkan narasumber orangtua Hasriani Santaria dan Trisnawati. Keduanya merupakan Dosen sekaligus ibu dari anak usia dini yang saat ini menjalani BDR.

Trik yang digunakan kurang lebih sama, yaitu awalnya harus ditetapkan tujuan dalam membuat kesepakatan. Kemudian dalam membuat kesepakatan anak harus dilibatkan dengan memperhatikan sudut pandang anak dan tidak mengabaikan tumbuh kembangnya. Seringkali orangtua akan masuk ke fase negosiasi dengan anak. Hal ini wajar dan mengindikasikan anak mulai mengenali dirinya, memutuskan apa yang disukai dan tidak disukai, dan menggunakan potensinya dalam mengambil keputusan.

Terkait hal tersebut, pertanyaan yang muncul seputar kiat yang dapat dilakukan bila anak melanggar kesepakatan atau ada anggota keluarga lain yang membuat anak tidak melakukan hasil kesepatakan, misalya Nenek atau Om/Tante.

Namun, sudut pandang lain dikemukakan oleh Dr. Indun Lestari Setyono, M.Psi yang bertindak sebagai narasumber ahli. Beliau berpendapat, adalah hal yang baik bila anak tidak langsung menyetujui kesepakatan yang diajukan orangtua. Artinya anak itu tidak mudah untuk menerima apa saja yang dilakukan orang di sekitarnya terhadap dirinya.

"Hal ini akan terbawa sepanjang hidupnya. Anak tidak akan mudah ikut dengan orang asing yang mengajaknya. Atau tidak akan tinggal diam apabila ia dirundung oleh orang lain," jelas Indun.

Sesi tanya jawab berlangsung aktif dengan mengulas pertanyaan dari beberapa peserta virtual dan di ujung acara ditutup dengan kesimpulan oleh Andi Rapiatni seraya mengingatkan untuk mengikuti sesi webinar orangtua berbagi berikutnya.



(Sumber Berita: Firman Rusliawan)

Yulfien Pasapan
Kategori Berita: Pendidikan Anak Usia Dini 18 November 2020 | Dibaca 97x Diposting oleh: Yulfien Pasapan

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔07 Oktober 2020

    Kelas Orangtua Berbagi Sesi 3 "Menumbuhkan Karakter Anak Usia Dini di Rumah selama Masa BDR"

  • Agenda
    🕔06 Oktober 2020

    Bimbingan Teknis PTK PAUD Angkatan III

  • Agenda
    🕔23 September 2020

    Undangan Rapat Koordinasi Kabupaten/Kota Tahun 2020

  • Agenda
    🕔08 September 2020

    Orientasi Teknis Pemetaan Mutu Satuan PAUD dan Dikmas Tahun 2020

  • Agenda
    🕔08 September 2020

    Undangan Sosialisasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Pendidik/Tutor Bantu bagi SKB

Selengkapnya