Banyak Lulusan SD Tak Lanjutkan Sekolah

Muhammad Wildan
Kategori Berita: Pendidikan Kesetaraan 17 Desember 2010 | Dibaca 6390x Diposting oleh: Muhammad Wildan
Lembang,(GM) - Setiap tahun banyak lulusan SD Sunten Jaya 2 di Kp. Gandok, Desa Sunten Jaya, Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat tidak bisa melanjutkan pendidikan ke SMP. Kondisi itu terjadi karena orangtua siswa tidak mampu membiayai anaknya untuk melanjutkan sekolah.

Wali Kelas 6 SD Sunten Jaya 2, Esih Sukesih, menyayangkan banyak muridnya yang tidak bisa melanjutkan sekolah ke pendidikan formal. 

"Mereka sebenarnya berpotensi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kami dari pihak sekolah pun senantiasa membujuk para siswa itu untuk dapat melanjutkan ke SMP," kata Esih kepada "GM", Kamis (16/12).

Kendati begitu, ia mengaku tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya, orangtua para siswa tersebut memiliki keterbatasan ekonomi. Mereka hanya mampu menyekolahkan anaknya ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) untuk melatih keterampilan mereka. 

"Kita juga bingung mau bagaimana. Ya akhirnya mereka meneruskan pendidikan nonformal," tandasnya.

Esih menyebutkan, mayoritas orangtua siswa di Desa Sunten Jaya bekerja sebagai buruh tani. Penghasilan mereka tidak tentu sehingga tidak dapat menjamin anaknya untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

"Dengan PKBM di desa ini, sebenarnya sangat membantu mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi. Tapi akan lebih baik jika mereka yang cukup secara ekonomi, melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya," paparnya.

Ia mengatakan PKBM mengasah keterampilan mereka yang akan langsung menjadi tenaga kerja. Salah satunya menjadi montir. Esih mengungkapkan sebenarnya ada salah satu siswa yang sangat ingin melanjutkan ke SMP, sehingga rela berjalan menuju sekolah sejauh 4 km. Hal tersebut dilakukan untuk menghemat uang sakunya.

Selain itu, angkutan umum di Desa Sunten Jaya sangat jarang, sehingga tidak sedikit siswa yang terpaksa berjalan kaki menuju sekolah. 

"Itu dilakukan agar dapat berhemat untuk biaya pendidikan," tandasnya.

Sehubungan dengan keterbatasan ekonomi sejumlah murid, ia berharap ada pihak yang dapat membantu sehingga mereka dapat melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi. 

"Ini juga penting bagi kemajuan daerah sehingga sumber daya manusianya menjadi lebih baik lagi," katanya. (adit)**

Sumber: http://www.klik-galamedia.com - 17 Desember 2010

(Sumber Berita: )

Muhammad Wildan
Kategori Berita: Pendidikan Kesetaraan 17 Desember 2010 | Dibaca 6390x Diposting oleh: Muhammad Wildan

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔17 Maret 2020

    Orientasi Teknis Pemetaan Mutu Satuan PAUD dan Dikmas di Sulawesi Selatan Tahun 2020

  • Agenda
    🕔24 Februari 2020

    Bimbingan Teknis Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Angkatan II bagi Satuan PAUD Tahun 2020

  • Agenda
    🕔12 Februari 2020

    Penyusunan Program Kerja dan Perjanjian Kinerja BP-PAUD dan Dikmas Sulawesi Selatan Tahun 2020

  • Agenda
    🕔04 Februari 2020

    Bimbingan Teknis Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) bagi Satuan PAUD

  • Agenda
    🕔23 Juli 2019

    Bimbingan Teknis Pamong Belajar SPNF-SKB Tahun 2019

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung