Lentera Negeri Gelar One Night For Sharing di Lembanna

Rusdy Embas
Kategori Berita: Pendidikan Masyarakat 15 September 2018 | Dibaca 54x Diposting oleh: Rusdy Embas

Lentera Negeri Gelar One Night For Sharing di Lembanna

Ketika banyak anak muda memanfaatkan waktu luangnya di akhir pekan berkunjung ke tempat-tempat hiburan dengan sejumlah fasilitas yang memanjakan, Relawan Lentera Negeri justru memilih menghabiskan waktunya di dalam tenda.

Mereka menjemput matahari menjemur diri di siang hari dan menantang dinginnya angin malam yang menusuk ketika hari berganti malam. Mereka menikmatinya dengan merumuskan gelisah merangkai metode yang tepat untuk penerapan materi yang baik di Sekolah Anak Negeri. Kegiatan yang rutin dilakukan saban akhir pekan.

Mereka membahas lebih dalam tentang kendala yang selama ini menjadi tantangan dalam perjalanan program Sekolah Anak Negeri karena mereka sadar, tidak semua orang bisa semudah Kak Seto menanamkan nilai kepada anak-anak dan tak semua orang pun sekreatif Pak Toto Rahardjo dalam merumuskan materi yang menarik untuk anak didik.

Mereka kini sudah ahli di bidangnya adalah orang-orang yang selalu tekun belajar dan selalu mencoba. Bukan orang-orang yang merasa puas dengan pencapaiannya.

Relawan Anak Negeri, Bintang Hadi Putra, bersama rekan-rekannya di Lentera Negeri, selama dua hari, Sabtu (15/9/2018) dan Minggu (16/9/2018), menghabiskan waktunya di Desa Lembanna yang terletak di kaki Gunung Bawakaraeng. Permukiman wilayah Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan ini terletak di ketinggian sekira 1.600 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Di tempat inilah digelar One Night For Sharing oleh Lentera Negeri. Para relawan  menyadari betul bahwa kesalahan sekecil apapun dalam mengajar yang terus ditoleransi menjadi pintu bagi kesalahan besar pada masa datang.

"Hal itu tak saja mengancam anak-anak, tapi siapa saja termasuk para relawan. Ketidakpercayaan diri dalam mengajar bisa saja jadi kendala dalam proses transfer ilmu dari pendidik ke peserta didik," kata Relawan Anak Negeri, Bintang Hadi Putra.

Di bawah suhu 10 derajat celcius yang sangat dingin, semangat anak-anak muda itu tak surut. Mereka penuh semangat untuk terus meretas kekakuan dalam mengajar. Mencari solusi dan menciptakan inovasi materi untuk pengembangan pengetahuan adik-adik di Sekolah Anak Negeri.

Mereka telah memulainya dengan serius. Sebaiknya kita merapatkan barisan. Bukankah segala sesuatunya akan indah jika tumbuh sesuai dengan kodratnya masing-masing.

"Yang dibutuhkan hanyalah komitmen untuk terus mengawal pendidikan adik-adik yang setiap minggunya sangat antusias belajar," kata Bintang Hadi Putra. (Iksan)


(Sumber Berita: Rusdy Embas)

Rusdy Embas
Kategori Berita: Pendidikan Masyarakat 15 September 2018 | Dibaca 54x Diposting oleh: Rusdy Embas

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔27 Agustus 2018

    Bimbingan Teknis Penjaminan Mutu Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB)

  • Agenda
    🕔30 Juli 2018

    FGD Orientasi Supervisi Satuan PAUD dan Dikmas

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Peningkatan Kompetensi Penilik

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Manajemen Pengelolaan LKP

  • Agenda
    🕔10 April 2018

    Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten Kota Tahun 2018

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung